Senin, 29 September 2008

RUMAH AUTIS YAYASAN CAGAR

Profil Rumah Autis – Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR)

Abstraksi

Diduga kuat, jumlah penyandang autis serta anak-anak berkebutuhan khusus lainnya di Indonesia makin meningkat. Memang belum ada penelitian khusus, tapi fenomena makin banyaknya jumlah ahli medis dan pusat terapi dengan pasien yang terus meroket belakangan ini, cukup menjadi bukti. Yang memprihatinkan, anak-anak special needs itu ternyata tidak hanya berasal dari keluarga berada tapi juga dari kalangan kurang mampu, dan tidak cuma marak di kota-kota tapi juga menjalar sampai ke pelosok desa. Lebih memprihatinkan, penanganan masalah ini di Indonesia, bila dibandingkan dengan negara lain, boleh dibilang masih kurang memadai. Belum ada perhatian khusus seperti tersedianya payung hukum, anggaran yang layak, dokter ahli, lembaga penelitian, obat-obatan, alat terapi, klinik, terapis, dan pusat terapi yang murah, padahal itu merupakan kewajiban negara.


Wajar bila banyak keluarga anak-anak istimewa ini, khususnya dari kalangan kurang mampu, makin dibuat ‘menjerit’ oleh tiga hal: pertama, oleh berbagai kepedihan mengasuh anak-anak tersebut, yang memiliki gangguan amat kompleks dan seperti tak berakhir; kedua, oleh biaya terapi yang amat mencekik; dan ketiga, oleh bayangan ketakutan tentang masa depan mereka yang memilukan.


Rumah Autis Terbentuk

Kenyataan di atas, menyita perhatian sepasang suami istri, Deka Kurniawan dan Laeli Ulfiati. Dengan modal keterpanggilan dan sedikit pengalaman organisasi, mereka memuntahkan keprihatinan itu dengan dengan mendirikan LSM nirlaba Yayasan Cahaya Keluarga Kita (YCKK)/ sekarang Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR), pada tanggal 9 Desember 2004, dengan akte notaris gubahan, Edy Priyono, SH. No. 24 Tanggal 25 April 2009. Walau sempat tertatih, LSM yang akhirnya bernama Rumah Autis dan ditulangpunggungi dua terapis muda, Henny Ma’rifah dan Ismunawaroh itu, berupaya membumikan misi mulia YCKK di masa perintisan—Rumah Autis Bekasi—ini dengan memberikan terapi bagi anak-anak autis kurang mampu tanpa dipungut biaya, serta melakukan kampanye-advokasi gerakan peduli autis secara nasional untuk menggugah dan menggugat masyarakat serta negara. Meski demikian, dengan kiprah seumur jagungnya, YCKK telah berhasil menggelar kegiatan formal berupa Talkshow Autisme dan Penanggulangannya di Istora Senayan Jakarta, pada 27 Februari 2005. Dari sana kemudian mengalir simpati moril dari masyarakat dan media massa.


Melesat di Saat Tepat

Momentum tepat menyebabkan Rumah Autis direspons banyak pihak. Sambutan positif ini patut disyukuri. Maka, dengan dukungan sejumlah donatur perorangan dan lembaga, Rumah Autis yang pada awalnya menangani 8 anak autis (dari puluhan peminat yang belum bisa dirangkul), kini sudah menampung sekitar 130 orang anak spesial (beasiswa - nonbeasiswa) yang tersebar di enam cabang; Bekasi, Tangerang, Gunung Putri (Kab. Bogor), Depok, Tanjung Priok, Pakuan Kota Bogor, dan sebuah cabang di Karawang (Duta Pakuan Indah) yang sedang dalam proses perintisan. Dari sekian cabang, masih ada sekitar 50 orang anak spesial tercantum dalam waiting list untuk bergabung di Rumah Autis. Kami sungguh merasa menyesal karena belum bisa merangkul mereka, namun kami juga harus bersikap realistis, karena itu akselerasi dukungan sangat diperlukan mengingat kebutuhan pelayanan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.


Jika dikomparasi dengan data tahun 2000, di mana Harian Kompas mencatat, di tahun 1990 pertumbuhan anak autis 1 : 5000, maka di tahun 2000 menjadi 1 : 500. Lalu berapa menjelang dekade ke-3 ini, tahun 2009 ini sudah mendekati perbandingan 1 : 100 (detikhealth.com). Hal ini ditandai, di antaranya, dengan munculnya anak-anak spesial di setiap sekolah negeri maupun swasta. Luar biasa, autis seperti menjadi ‘wabah’ yang terus menghantui generasi masa depan bangsa ini. Karena itu, perlu diakui peran Rumah Autis sungguh masih jauh dan belum sebanding jika diukur dari data yang dirilis tersebut.


Perjalanan masih sangat panjang, namun terasa ringan berkat dukungan yang tiada henti mengalir dari para simpatisan dan empatisan. Kerja keras memupuk kepercayaan yang tercurah dari para donatur, media massa, rekanan, orangtua, pejabat pemerintah, figur publik, dan masyarakat, kini baru memperlihatkan hasil kinerja yang optimal dan masih terus ditingkatkan oleh segenap pengurus Rumah Autis. Hasil ini tentu akan dipersembahkan kepada para pemercaya Rumah Autis sebagai bentuk pertanggungjawaban dan juga menjadi sarana meningkatkan dukungan tanpa batas terhadap kerja-kerja kemanusiaan Rumah Autis di masa mendatang.


Terus Bergulir, Demi Masa Depan Anak-anak Spesial

Kiprah pun terus kami genjot, dengan menelurkan beberapa terobosan program guna memperkuat eksistensi Rumah Autis-Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR). Beberapa hal strategis kami kembangkan, seperti menelurkan program sedekah produktif (POSITIF) untuk menunjang kemandirian amal saleh Rumah Autis dan para donatur, dengan mengelola restoran Warung Pecel Lele Lela Cabang 7 Tendean, Jakarta Selatan. Beberapa megaproyek juga sedang dalam proses untuk segera diluncurkan, seperti akan menggulirkan program wakaf bagi berdirinya gedung Autis Center/ kantor yayasan di Bekasi dan memiliki rumah terapi (tetap) bagi seluruh cabang Rumah Autis. Di ladang amal saleh lain, tepatnya di sekitar Setu Cileungsi, kami akan mendapatkan amanah untuk mengelola tanah sekitar 4 H—dari 35 hektar yang dijanjikan—untuk dijadikan pusat pengembangan produktif, demi menopang keterampilan dan kemandirian masa depan anak-anak spesial Rumah Autis. Di tempat itu, cita-cita puncak seluruh keluarga besar Rumah Autis tertumpah, yakni berdirinya Desa Autis. Insyaallah.


Sementara dari sisi pelayanan, Rumah Autis Bekasi, mengembangkan program Terapi dan Sekolah Khusus Alkayyisa. Sekolah Khusus Alkayyisa sendiri menekankan pada program Sekolah Khusus, Kelas Persiapan, Fullday School, dan Balai Latihan Keterampilan. Di beberapa cabang Rumah Autis lain juga menganut prinsip yang sama, yakni memiliki program utama Terapi. Untuk program Sekolah Khusus baru Rumah Autis Bekasi dan Rumah Autis Tangerang yang sudah berjalan. Sementara di Rumah Autis Gunung Putri, selain program Terapi ada program Kelas Kemandirian.


Di cabang-cabang Rumah Autis lain, seperti Depok, Tanjung Priok, dan Kota Bogor, dan rencananya Karawang masih menjalankan program Terapi. Berikut keterangan profil singkat Rumah Autis:


RUMAH AUTIS BEKASI

Manajer : Henny Ma’rifah, A. Md. OT.

Berdiri : 9 Desember 2004

Alamat : Jl. Al Husna No. 39 B-C RT 02/ 01, Jati Kramat, Jati Asih, Kota Bekasi 17421

Telepon : 021 – 7098 2239/ 021 – 8499 5025 (fax)

Pelayanan : Terapi dan Sekolah Khusus Alkayyisa (SLB E)

Jumlah Anak : 64 orang (28 beasiswa, 36 non-beasiswa)

Status Tempat : Pinjam/ tahunan (selesai Februari 2010)

RUMAH AUTIS TANGERANG

Manajer : Rissyanah Kartaatmadja, S. Kom.

Berdiri : 26 Agustus 2007

Alamat : Jl. Rinjani IV No. 20, Villa Tangerang Indah, Gembor, Periuk, Tangerang 15133

Telepon : 021 – 91885631/ 021 – 98288763

Pelayanan : Terapi dan Sekolah Khusus (SLB C)

Jumlah Anak : 18 orang (16 beasiswa, 2 non-beasiswa)

Status Tempat : Pinjam/ tahunan (selesai Juni 2010)

RUMAH AUTIS GUNUNG PUTRI (KAB. BOGOR)

Manajer : Suyatno, SP.

Berdiri : 15 Januari 2008

Alamat : Jl. Durian III/ Blok C8 No. 9, BTN Gunung Putri Permai, Gunung

Putri, Bogor 16961

Telepon : 021 – 8686 0371

Pelayanan : Terapi dan Kelas Kemandirian

Jumlah Anak : 16 orang (beasiswa penuh)

Status Tempat : Pinjam/ tahunan (selesai Desember 2009)

RUMAH AUTIS TANJUNG PRIOK

Manajer : Eka Yuliani

Berdiri : 11 Agustus 2008

Alamat : Komplek PJKA RT 04/ 011 No. 13 (dekat Terminal Bus Tanjung

Priok), Tanjung Priok, Jakarta Utara 14310

Telepon : 021 – 980 79 759

Pelayanan : Terapi

Jumlah Anak : 23 orang (21 beasiswa, 2 non-beasiswa)

Status Tempat : Sewa/ tahunan (selesai Agustus 2010)

RUMAH AUTIS DEPOK

Manajer : Aswita Utami

Berdiri : 14 Februari 2009

Alamat : Jl. Margonda Raya, Gg. Beringin RT 02/18, Kemirimuka, Beji,

Depok, 16423, Jawa Barat (belakang Mitra 10)

Telepon : 021 – 979 35605/ 0819 32641059

Pelayanan : Terapi

Jumlah Anak : 10 orang (9 beasiswa, 1 non-beasiswa)

Status Tempat : Sewa/ bulanan

RUMAH AUTIS KOTA BOGOR

Manajer : Ismunawaroh, A. Md.

Berdiri : Oktober 2009

Alamat : Jl. Danau Singkarak Blok E3/ 13-14, Duta Pakuan Indah, Tegalega,

Bogor Tengah, Jawa Barat.

Telepon : 021-70305511

Pelayanan : Terapi

Jumlah Anak : Waitinglist 5 orang

Status Tempat : Pinjam/ tahunan

RUMAH AUTIS KARAWANG

Manajer : Ismunawaroh, A. Md.

Berdiri : Awal 2010

Alamat : Komplek Perumahan Perum Karaba, Blok R 23, RT 05/10,

Kelurahan Wadas, Teluk Jambe, Karawang Barat, 41361

Telepon : 021-32086897

Pelayanan : Terapi

Jumlah Anak : Waitinglist 6 orang

Status Tempat : Pinjam/ tahunan

Struktur Kepengurusan

Berangkat dari keprihatinan dan bermodal tekad kemanusiaan, walau dengan segala keterbatasan, kami merajut empati dan simpati untuk memperjuangan misi mulia ini. Kami yang bergandengan tangan di Rumah Autis dalam menjalankan peran ini adalah:

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH (YAYASAN CAGAR)

RUMAH AUTIS

No. 01/ SK/ PGR-CAGAR/ XII/ 2009

Dewan Pengurus

Ketua Yayasan : Deka Kurniawan, S. Ag.

Direktur Eksekutif : M. Nelwansyah, ST.

Sekretaris Eksekutif : Iedaa Purwati, A. Pt.

Wakil Sekretaris : Danu Permana

Kepala Divisi Pendidikan Anak Spesial (PAS) : Ismunawaroh, A. Md.

Sekretaris Divisi PAS : Ardani

Manajer Rumah Autis Bekasi : Henny Ma’rifah, A. Md. OT.

Kepala Terapis : Pipit Rubiyanti

Kepala Sekolah & BLK : Rokhyati, S. Pd.

Kepala Keuangan : Halilintar, SE.

Kepala Administrasi : Danu Permana

Manajer Rumah Autis Tangerang : Rissyanah Kartaatmaja, S. Kom.

Kepala Program : Dewi Setiarini, S.Pd.

Manajer Rumah Autis Gn. Putri : Suyatno, SP

Kepala Program : Pipit Rubiyanti

Manajer Rumah Autis Tj. Priok : Eka Yulianti

Manajer Rumah Autis Depok : Aswita Utami

Manajer Rumah Autis Kota Bogor : Ismunawaroh, A. Md.

Manajer Rumah Autis Karawang : Ismunawaroh, A. Md.

Kepala Divisi Keuangan & Umum : Tatin Mulyatin

Manajer Keuangan : Halilintar, SE.

Kepala Divisi HRD/ GA : Dini Mulyati, S.Psi.

Kepala Divisi Komunikasi dan Fundraising : Khoironi

Manajer Pemberdayaan Ekonomi : Muslimin Hasyim

Manajer PR : Gunawan Herlambang

Manajer Donasi : Khoironi

Semboyan

Orang tua yang mau menerima dan mengasuh anak special needs-nya dengan baik adalah manusia mulia. Namun lebih mulia orang yang bukan orang tua anak special needs, tapi mau bekerja keras mengurus mereka. Dan dari semua itu, ternyata yang paling mulia adalah orang tua anak special needs, yang selain tetap bekerja keras mengasuh anaknya sendiri, ia juga mau berbagi kepada anak special needs orang lain yang kurang mampu.

EMPATI ANDA MELESATKAN PERKEMBANGAN MEREKA

Bank Mandiri No. 156 000 2918177 an. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah

Bank Syariah Mandiri No. 069 700 3809 an. Laeli QQ Yayasan Cahaya Keluarga

Bank Muamalat No. 900 0193577 an. Deka Kurniawan

BCA No. 572 032 9516 an. Deka Kurniawan

======================================================

12 komentar:

GoZ mengatakan...

Makasih telah berdirinya Rumah Autis YCKK, mungkin Allah SWT telah memberikan jalan bagi kami sebuah keluarga yang dianugrahi seorang anak penderita autis, dengan segala kekurangan kami terus berusaha untuk menggapai cita - cita agar anak kami menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa juga keluarga hingga sampai dengan detik ini usia anak kami telah menginjak dewasa sekolah dasarpun dia tidak tamat, lebih kurang 15 tahun kami bergelut dengan segala penderitaan bathin.

Mungkin Allah SWT telah memberikan jalan bagi kami.

Mungkinkah YCKK bisa menerima anak kami yang papah tidak memiliki kemampuan terlebih kami orang tua yang hidup pas - pasan.

Terima kasih Ya Allah, terima kasih YCKK kami mohon komentarnya.

Agus Salim

Jl. Pelopor 110 RT. 001 / RW. 001 Kelurahan Tiuh Balak Pasar Kec. Baradatu Kab. way Kanan Prop. Lampung. 34761 Phon: 081379887474

Arief Hartawan mengatakan...

Alhamdulillah, terima kasih buat teman2 yg tergabung dalam Rumah Autis YCKK, saya sbg orang tua dari anak special (autis, laki2, 11 thn) sangat berbahagia mengetahui kegiatan yg telah dilakukan Rumah Autis. Jika waktunya nanti memungkinkan, insya alloh saya ingin berkunjung ke Rumah Autis dan belajar dari bapak2 & Ibus guru serta rekans semua, ttg bagaimana menangani anak berkebutuhan khusus ini secara lebih baik lagi. Semoga segala upaya Bapaks dan Ibus mendapat ganjaran pahala yg berlipat ganda dari Alloh swt.amin...wassalam, arief h orang tua dari Faiz Akbar tinggal di serpong tangerang

ABI CORNER mengatakan...

Assalamu'alaikum wr.wb Kami dari Ciputat sebenarnya ingin menyekolahkan Abdurrahman Baqir Hakim (6 th)ke sekolah khusus karena waktu kecil dia divonis menderita CP ringan, dan dalam perkembangannya secara mental & fisik seperti anak umur 4 th. Namun dia senang dengan komputer,hp dsb. Kami berharap dapat berkunjung ke rumah autis di Depok (krn paling dekat dg Ciputat)untuk melihat bagaimana merawat & mendidik Hakim dengan lebih baik. Kapan Rumah Autis buka cabang di Ciputat? Karena sekolah untuk autis relatif mahal bagi kami.Wassalam
Hormat kami

Alif

roni mengatakan...

Untuk pak agus, semoga Allah memberikan jalan terbaik, ya...kami sangat menyesal belum bisa memfasilitasi keinginan pak agus karena masih proses menuju kemandirian..sabar dan semangat selalu

untuk pak arief, terimakasih responsnya.sebelumnya, kami ingin menyampaikan jika YCKK berganti menjadi CAGAR, seperti yang tertera pada profil baru..:)salam semangat...semoga kita bisa bersua

Pak alif yang terhormat, terimakasih telah mau berbagi tentang kondisi anak bapak...kami sarankan bapak untuk menghubungi langsung rumah autis depok di nomor 98763127/aswita..
sementara ini ciputat belum ada. doakan semoga ada donatur di sana atau di mana pun yang mndapat kesempatan untuk berbagi yaaa:)

salam semua

kharismapraja toko mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb., subhanallah, Allah telah mengarahkan saya pada apa yang saya cari selama ini untuk membantu kedua anak-anakku, hani 13, dan hafiz 11. Sahabat2ku dirumah autis, bolehkah saya berkeinginan/ berharap agar rumah autis buka cabang di daera saya di griya alam sentosa cileungsi, insyaallah kami akan sediakan tempat dan sarananya. Mohon dipertimbangkan Pak Deka, bu Leli dan sahabat lainnya. Trimakasih, wassalamualakum.

pipit chomsatin mengatakan...

assalamualaikum wr.wb saya adalah ibu dari joe dafa(20 bln),anak laki2 saya divonis dokter mengalami suspect autis. awalnya saya menangis, sedih, memang saya sudah duga sebelumnya karena semenjak dia belajar bicara dia tidak mendengar & meniru apa yang saya katakan.sampai saat ini pun dia belum bisa memanggil ibu pada saya.

Arian Silencer mengatakan...

saya senang dengan ana-anak yg autis..dibutuhkan tenaga ekstra mengurus mereka.

magma-magma mengatakan...

Bagaimana caranya supaya bisa bergabung dengan Rumah autis Yayasan Cagar,sebagai relawan...? Saya ingin ikut membantu. Terima Kasih

Anonim mengatakan...

Kapan buka cabang di Ciputat/Pamulang-Tangerang.Aku Mama dr Anak special Raffa (3th) ingin tahu dong bgmn cr mengajari anak yg special(autis),Syukurlah ada Rumah Autis yang sangat menunjang Bagi kami orang tua dr anak yg special yg terbatas.di tunggu Infonya ya....

Anonim mengatakan...

assalamualaikumWW
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah, Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu." (QS. Al Infithar: 6-8)
Buat Bpk Agus Salim mungkin sebaiknya jangan memposisikan Allah sebagai pelaku karena ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA DENGAN SEMPURNA JIKA HASILNYA TIDAK SEMPURNA maka perlu dilihat apa yg telah kita makan atau masukkan dalam tubuh orang tua dan anak kita itulah penyebab sebenarnya yg harus diteliti. kita mengatasi kapal yg bocor tanpa menyumbat sumber penyebabnya akan menjadi suatu pekerjaan yang melelahkan kasian Pak Deka. Saya pikir mulailah dengan pola hidup yang alami percayalah tubuh memiliki kemampuan antibody yang canggih sehingga kita tidak perlu sebenarnya menerima suntikan2 "penguat" ke anak kita kedepan.
Milyaran anak yg lahir didunia telah dipropaganda untuk memperoleh suntikan "penguat" sebuah propaganda yang menguntungkan suatu kelompok tertentu...educate yourself... Wassalamualaikum..salam buat Ustad Deka dari seorang member maghfirah

tiga66satu band mengatakan...

anak saya bernama Eggy Teppy adalah seorang penyandang autis,sekarang dia berusia 18 tahun,sejak SD hingga sekarang SMA kls XII dia selalu disekolah umum. Dia memiliki kelebihan di bidang musik, saat ini dia sedang promo album perdana dari Eggy Band (band yg dia dirikan)"Pacarku Liar". memang tdk gampang ntuk mendidik dia jadi spt skrg ini apalagi ketika duluh segala sesuatu ttg autis masih sgt terbatas, dibanding skrg jauh lebih baik

fashion design mengatakan...

shalom...
mohon untuk infonya tentang autis.. karena kami memiliki adik yang juga menderita autis... terima kasih banyak
Tuhan memberkati...

 
© free template by Blogspot tutorial